/>

Wednesday, July 27, 2011

Tinta dalam pena-Mu

Hidupku bagaikan tinta
Mengalir deras mengikuti irama
Tangan ketetapan garis takdirmu
Mencari arti mimpi yang hakiki
Menggores setiap langkah demi langkah

Kadang hitam
Kadang kelam
Kadang kelabu

Begitulah aku tersesat dalam menuju pangkuan-Mu
Engkau pujangga sejati
Engkau penyair hakiki
ajarilah aku dalam bahasa firman-Mu
Agar aku dapat mengalir dalam warna yang biru
Yang melambangkan keteduhan kalbu
Dalam mencari ridha-Mu
Dalam pena-Mu




                                      


28 komentar:

guntur said...

kunjungi.. warna-tulisan.blogspot.com
:D

reads boy said...

setiap tinta yang tergores tak dapat terapus namun teras perih ketika kita mencoba untuk mengikisnya
namun ketika tinta itu habis hilang dan sirnalah semua.
semua terasa indah sahat kita menhiasi gresan tiap-tiap tinta yang keluar namun lambat laun hanya akan menghadirkan kenangan.

aneka resep masakan dan kue said...

cinta sejati hanya milik-Nya

David Prayitno said...

Aku adalah warna yang melukis dunia dengan namaNya
Aku adalah gema yang memanggil rasa dengan cintaNya
Aku adalah bayangan, dari Dia Sang Maha Cahaya


bagus banget puisinya mas, kunjungi blog saya kalau berkenan ya :)

http://cerminpuisi.blogspot.com

yuniarinukti said...

Aduh.. bingung mau koment apa, kata-katanya terlalu indah dan saya pun sangat tidak pintar membaca makna puisi :D

Erwin said...

amin... :)

mobil butut said...

anak kata yang slalu mengingatkan akan keAgungan Sang Khalik dan aku sadar bahwa aku masih menjadi debu dijalanNya

riez said...

Puisi yang Indah sob

Lirik Lagu said...

uh.. dalem banget maknanya... salut!

Kakaakin said...

Semoga kita terus dilimpahai rahmat dan hidayah-Nya :)

Cintapuguh said...

bagus banget puisinya sobat tentang pengharapan ridho-Nya ..

dede6699 said...

mmm..puisi yg bagus nih..
Salam..hehee

whychand said...

Speechless...
ga tahu mau cimment apa, kata"nya dalem banget di tiap baitnya. two thumbs up deh pokoknya.:))

Anonymous said...

puisinya dapet bngt nih...:))

http://www.facebook.com/GudangFashionPria

dhenok habibie said...

indaaahh.. selalu ada kata dan kalimat indah ketika kita melukiskan tentang Maha Besar nya sanga Maha Pemilik Segalanya.. :)

jaya 福田 said...
This comment has been removed by the author.
jaya 福田 said...

like it...
jangan lupa lihat puisi q juga ya....
http://gudang-jaya.blogspot.com/2011/10/sunyi.html

asli buatanq lo....

myudi.pimok said...

teman, sungguh ini puisi yang menyentuh

http://puisi-pusi-bebas.blogspot.com/search/label/PUISI%20Karyaku

lengkung pelangi said...

tinta?
apa yang terjadi jika penyair kehilangan tinta?
apakah bumi kan menjadi hampa?
atau

Dhionata Atmaja said...

Kesempatan dapat uang terbaik yang ada di seluruh internet saat ini. ODAP Terbukti membayar dan bukan penipuan. http://www.penasaran.net/?ref=4nmdt2

Obat Syaraf Kejepit said...

angat jempol dua buat puisinya

Ahmed Sholeh said...

Jangan pernah lelah menorehkan tinta hitam di atas bersihnya putih. Meski kelihatan kotor, itulah hidup. :)

obat stroke tradisional said...

hi,, just visit this site,, have a nice day :)

Agus Rahman said...

bagus sekali infonya. terimakasih.
hadapilah semua masalah. selesaikan dengan hati yang tenang dan otak yang yang dingin serta cara memperbesar penis terbaik berusaha dengan keras...

joni said...

pemilihan judulnya bagus, baru baca judulnya aja sudah tau maknanya :)

nandhut batik said...

Mantap

nonton flim online said...

mmm..puisi yg bagus nih gan..
mantap dan sangat menarik gan..

jual token listrik online said...

puisi ''Tinta dalam pena-Mu'' ini sangat menarik.
mantap deh artikkelnya gan...

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 

Komentar terbaru


/>